Jumat, 13 Juni 2014

"statistika"


Tes Kruskal-Wallis

Tes yang dipergunakan untuk menentukan apakah k sampel independen berasal dari populasi-populasi yang berbeda. Perbedaan harga sampel-sampel itu menandai perbedaan-perbedaan populasi yang sesungguhnya, atau perbedaan itu semata-mata karena variasi yang terjadi diantara sampel-sampel random dari populasi yang sama saja . 

Ø  Menggunakan level pengukuran sekurang-kurangnya pada skala ordinal
Ø  Masing-masing N obsevasi digantikan dengan rankingnya, skor terkecil sebagai ranking 1. Kemudian jumlah rankin dalam masing-masing sampel (kolom) dihitung.
Ø  Tes Kruskal – Wallis menentukan apakah jumlah ranking itu sangat berlainan sehingga sangat kecil kemungkinan bahwa sampel-sampel itusemuanya ditarik dari populasi yang sama.cara penyelesaian :

1. Masukan skor penelitian ke dalam Tabel dengan kolom k (kelompok sampel).
2. Buat ranking untuk semua skor dari seluruh sampel dari 1 sampai n (untuk skor terbesar), Jika ada angka kembar buat ranking rata-ratanya.
3. Jumlahkan ranking untuk masing-masing kolom (Rj).
4. Jumlahkan ranking ke arah kolom, pada masing-masing kolom (Rj)
Ø  Jika k=3 dan n1, n2, dan n3 £ 5, gunakan Tabel O.
Ø  Jika Tabel O tidak dapat dipakai, gunakan Tabel C.
Ø  Jika harga p £ a, maka tolak Ho.

Rumus :
Jika terdapat banyak angka kembar ( > 25%), gunakan koreksi untuk angka kembar
dengan rumus:

            ƸT
1=
            N3-N

Dan rumus H menjadi 

1-      ƸT
                              N3-N

Contoh
Seorang peneliti ingin mengetahui apakah ada perbedaan rata-rata siswa masuk PTN ternama setelah mengikuti bimbingan belajar di tiga LBB atau tidak. Dengan data sebagai berikut:

GO
NEUTRON
PRIMAGAMA
30.2
8.5
2,9
62.4
26.6
12.6
75.2
39.1
20.7
75.3
40.3
33.7
75.7
41,0
33.6

Penyelesaian
Rumusan masalah
Apakah terdapat perbedaan rata-rata siswa masuk PTN ternama setelah mengikuti bimbingan belajar di tiga LBB .
Hipotesis
Hₒ = tidak ada perbedaan rata-rata siswa masuk PTN ternama setelah mengikuti bimbingan belajar di tiga LBB
Ha = ada perbedaan rata-rata siswa masuk PTN ternama setelah mengikuti bimbingan belajar di tiga LBB.
Tingkat signifikansi (α) = 0.05
N = 15

Ranking data
GO
NEUTRON
PRIGAMA
6
12
13
14
15
60

2
5
9
10
11
37
1
3
4
8
7
23
3600
1369
529

T =
T = 54.98-48
T = 6.98

Dengan melihat tabel O. nilai P di tabel 0.049 <dari 0.05 maka Hₒ ditolak
Sehingga, ada perbedaan rata-rata siswa masuk PTN ternama setelah mengikuti bimbingan belajar di tiga LBB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar